Percakapan yang dibagikan

Kekuatan Pilihan: Sejak Kapan Manusia Memiliki Kuasa Memilih?

Sejak kapan manusia memiliki kuasa memilih?

AdventAI

Sejak kapan manusia memperoleh kuasa memilih?

AdventAI

Manusia memperoleh kuasa memilih sejak awal penciptaannya, karena Tuhan menciptakan akal budi manusia bebas dan meninggalkan kehendak itu bebas. Kuasa memilih adalah karunia yang Tuhan berikan kepada setiap orang.

Berikut adalah poin-poin penting mengenai kuasa memilih manusia:

Pemberian Awal Kuasa Memilih

Tuhan menciptakan manusia dengan pikiran yang bebas, memberinya kemampuan moral, dan kehendak untuk mengarahkan tindakan mereka sendiri. Ini berarti kebebasan memilih adalah bagian intrinsik dari sifat manusia sejak penciptaan, bukan sesuatu yang dipaksakan atau dikendalikan oleh Tuhan. Kehendak adalah kekuatan pengatur dalam sifat manusia, kekuatan untuk mengambil keputusan atau pilihan.

Kehilangan dan Pemulihan Kuasa Memilih Setelah Kejatuhan

Ketika manusia berdosa, ia menyerahkan kehendaknya ke tangan Setan. Manusia akan tetap menjadi budak Setan tanpa daya, seandainya Tuhan tidak memberikan Yesus Kristus. Melalui karunia Yesus Kristus kepada umat manusia, kehendak manusia dimungkinkan untuk dibebaskan. Tuhan menanamkan permusuhan supernatural antara manusia dan Setan, yang tanpanya manusia akan memilih untuk tetap menjadi tawanan Setan Genesis 3:15. Ini memulihkan kemampuan manusia untuk memilih dan mengambil keputusan, sehingga mereka bisa memutuskan siapa yang akan menjadi tuan mereka.

Pentingnya Latihan Kehendak

Tuhan menghendaki manusia untuk menggunakan kuasa memilihnya dengan benar. Setiap manusia yang memiliki akal budi memiliki kuasa untuk memilih yang benar. Jika manusia menyatukan kehendaknya dengan kehendak Tuhan, ia dapat berdiri di tempat yang tidak ada apa pun yang dapat memaksanya melakukan kejahatan. Dengan menyerahkan kehendak kepada Kristus, hidup akan tersembunyi bersama Kristus dalam Tuhan, dan dihubungkan dengan kuasa ilahi.

Kuasa memilih sangat penting dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam menjaga kesehatan, menolak penyakit dan bahkan dalam menghadapi tipu daya Setan. Oleh karena itu, manusia didorong untuk memberikan ketekunan penuh untuk memastikan panggilan dan pemilihannya.

Sumber · 34
  1. ARSH April 11, 1899, page 233.2The Advent Review and Sabbath Herald, vol. 76Alonzo Trevier Jones
  2. SPCCSR 4.2Spirit of Prophecy Counsels Relating To Church-State RelationshipsEllen Gould White
  3. STJ 44.2Steps to JesusEllen Gould White
  4. 2MCP 420.1Mind, Character, and Personality, vol. 2Ellen Gould White
  5. ST August 26, 1897, par. 8The Signs of the TimesEllen Gould White
  6. Te 112.3TemperanceEllen Gould White
  7. MH 176.2The Ministry of HealingEllen Gould White
  8. PTUK December 21, 1893, page 597.8The Present Truth, vol. 9Ellet Joseph Waggoner
  9. Ed 289.1EducationEllen Gould White
  10. TEd 180.4True EducationEllen Gould White
  11. ARSH August 9, 1864, page 81.10Advent Review, and Sabbath Herald, vol. 24Advent Review, and Sabbath Herald
  12. GCB February 27, 1895, page 385.2General Conference Bulletin, vol. 1General Conference of SDA
  13. ARSH January 10, 1899, page 24.10The Advent Review and Sabbath Herald, vol. 76Alonzo Trevier Jones
  14. MEDM July 8, 1908, page 548.6The Medical Missionary, vol. 17Alonzo Trevier Jones
  15. CG 209.3Child GuidanceEllen Gould White
  16. T33 41.4Testimony for the Church — No. 33Ellen Gould White
  17. 2MCP 689.3Mind, Character, and Personality, vol. 2Ellen Gould White
  18. MM 108.2Medical MinistryEllen Gould White
  19. ST September 14, 1882, par. 13The Signs of the TimesEllen Gould White
  20. 19MR 351.4Manuscript Releases, vol. 19 [Nos. 1360-1419]Ellen Gould White
  21. PCP 47.2Peter’s Counsel to ParentsEllen Gould White
  22. RH May 26, 1904, Art. A, par. 19The Review and HeraldEllen Gould White
  23. RH June 14, 1906, par. 13The Review and HeraldEllen Gould White
  24. BEST August 1, 1889, page 234.3Bible Echo and Signs of the Times, vol. 4Ellet Joseph Waggoner
  25. FEE 187.1From Eden to EdenJoseph Harvey Waggoner
  26. MEDM May 1904, page 162.8The Medical Missionary, vol. 13Ellet Joseph Waggoner
  27. ARSH May 7, 1861, page 198.18Advent Review, and Sabbath Herald, vol. 17James Springer White
  28. T31 93.2Testimony for the Church — No. 31Ellen Gould White
  29. 9LtMs, Ms 49, 1894, par. 3Letters and Manuscripts — Volume 9 (1894)Ellen Gould White
  30. 11LtMs, Lt 23, 1896, par. 29Letters and Manuscripts — Volume 11 (1896)Ellen Gould White
  31. 14LtMs, Ms 10, 1899, par. 3Letters and Manuscripts — Volume 14 (1899)Ellen Gould White
  32. 15LtMs, Lt 65, 1900, par. 13Letters and Manuscripts — Volume 15 (1900)Ellen Gould White
  33. 15LtMs, Ms 57, 1900, par. 13Letters and Manuscripts — Volume 15 (1900)Ellen Gould White
  34. 22LtMs, Lt 374, 1907, par. 29Letters and Manuscripts — Volume 22 (1907)Ellen Gould White

Apakah keselamatan itu pilihan atau kebutuhan?

AdventAI

Keselamatan adalah pilihan dan juga kebutuhan yang mendalam bagi setiap jiwa 🤝.

Berikut adalah penjelasan mengenai kedua aspek ini:

Keselamatan sebagai Kebutuhan yang Mendesak 🚨

Manusia berada dalam kondisi spiritual yang sangat membutuhkan keselamatan karena terpisah dari kehidupan Tuhan melalui dosa. Tuhan mengetahui bahwa manusia tidak dapat menyediakan keselamatan bagi dirinya sendiri. Oleh karena itu, keselamatan adalah kebutuhan mutlak yang berasal dari sifat manusia yang telah jatuh dan ketidakmampuannya untuk hidup kudus. Tanpa pertobatan dan reformasi, seseorang tetap bersalah secara moral, bahkan setelah pengampunan, karena perubahan dalam hubungan hukum tidak berarti perubahan karakter moral.

Keselamatan sebagai Pilihan Bebas 🚪

Meskipun keselamatan adalah kebutuhan, Tuhan telah memberkati manusia dengan karunia kehendak bebas, yang memungkinkan manusia untuk memilih atau menolak Kristus. Ini adalah pilihan hidup yang harus dibuat antara Tuhan atau diri sendiri, kebenaran Tuhan atau dosa-dosa manusia. Tuhan tidak senang dengan kesetiaan yang dipaksakan. Oleh karena itu, semua orang dipersilakan untuk datang dan menerima air kehidupan secara cuma-cuma, atau sebaliknya menolak dan mengikuti jalan pilihan mereka sendiri Yesaya 55:1, Wahyu 22:17,.

Pilihan ini mencakup:

  • Menerima Kristus: Keselamatan bergantung pada penerimaan Kristus melalui iman. Orang yang menyerahkan kehendaknya kepada Kristus akan menemukan bahwa hidupnya tersembunyi bersama Kristus di dalam Tuhan.

  • Bertekun dalam Kebenaran: Mereka yang memilih jalan kebenaran dan kesucian akan menunjukkan pilihan mereka melalui perilaku mereka. Hanya mereka yang bertekun dengan sabar dalam melakukan kebaikan yang dapat memiliki hidup yang kekal.

  • Pertobatan dan Perubahan Karakter: Tuhan tidak akan mengampuni pelanggaran hukum-Nya tanpa perubahan moral atau kesesuaian dalam sifat dan karakter manusia. Oleh karena itu, pertobatan yang tulus dan penolakan terhadap dosa adalah penting.

Dengan demikian, keselamatan adalah karunia kasih karunia Tuhan yang cuma-cuma, tersedia bagi semua orang, namun memerlukan pilihan sukarela dan penerimaan pribadi dari pihak manusia.

Sumber · 14
  1. ST January 20, 1904, par. 1The Signs of the TimesEllen Gould White
  2. HDTG 42.2The Honor Due to GodEllet Joseph Waggoner
  3. ATO 119.2The AtonementJames M. Stephenson
  4. DD 1.4Darkness Before DawnEllen Gould White
  5. GC88 493.2The Great Controversy (1888 ed.)Ellen Gould White
  6. 4Red 86.3Redemption: or the Teachings of Christ, the Anointed OneEllen Gould White
  7. GCB/GCDB 1893, page 404.5General Conference Daily Bulletin, vol. 5Alonzo Trevier Jones
  8. AMS May 29, 1890, page 170.1The American Sentinel 5Alonzo Trevier Jones
  9. AMS April 1888, page 29.4American Sentinel, vol. 3Ellet Joseph Waggoner
  10. 7BC 931.1EGW SDA Bible Commentary, vol. 7Ellen Gould White
  11. 1EGWLM 594.2The Ellen G. White Letters and Manuscripts: Volume 1Ellen Gould White
  12. SITI November 2, 1888, page 666.1The Signs of the Times, vol. 14Ellet Joseph Waggoner
  13. JBF 25.1Justification by FaithJoseph Harvey Waggoner
  14. RDAC 13.2Refutation of the Doctrine Called The Age to ComeJoseph Harvey Waggoner